Amien Rais Sarankan Presiden Tak Lagi Mengancam Dengan Kata Gebuk

Amien Rais Sarankan Presiden Tak Lagi Mengancam Dengan Kata Gebuk

Amien Rais Sarankan Presiden Tak Lagi Mengancam Dengan Kata Gebuk

Amien Rais Sarankan Presiden Tak Lagi Mengancam Dengan Kata Gebuk – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menilai Presiden Joko Widodo menganggap enteng kedaulatan rakyat. Penilaian ini merupakan reaksi dari instruksi Jokowi kepada KaPolri dan TNI untuk ‘menggebuk’ pihak yang anti-konstitusi, anti-Pancasila. DOMINO QQ ONLINE

Kata-Kata Gebuk tak boleh lagi keluar dari lisan seorang presiden apalagi memerintahkan Seorang Kapolri untuk tidak banyak pertimbangan. Gebuk saja, bila ada kelompok yang anti konstitusi, anti NKRI yang memecah belah rakyat’. Wah sangat mengagetkan,” ungkap Amien Rais dalam acara refleksi 91 Tahun Reformasi dengan tema Menggembirakan Demokrasi; Tribute to Amien Rais di Halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, DKI Jakarta, pada hari Sabtu malam.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah mengingatkan presiden Joko Widodo agar tidak menebar ancaman. Saat masih berkuasa, Presiden Soeharto juga kerap melontarkan ucapan ‘gebuk’. Ini berdampak buruk sebab masyarakat Indonesia memakzulkannya secara masif. AGEN QQ 

Dulu ada presiden yang suka mengancam akan menggebuk rakyat yang berani menantang kebijakannya. pada Akhirnya sang presiden itu tergebuk oleh people power, ucapnya. ADUQ ONLINE

Amien Rais Sarankan Presiden Tak Lagi Mengancam Dengan Kata Gebuk – Saya hanya akan menyampaikan kepada Anda bahwa para Nabi dan Rasul yang dilengkapi dengan wahyu dan terkadang mukjizat saja hanya bertugas menyampaikan kebenaran. Dibandingkan dengan para tokoh kemanusiaan tanpa cacat, kita semua tidak sekuku hitam mereka. tetapi kita semua Pak Jokowi yang hidup di panggung dunia dengan segala macam kelemahan, kealpaan, kesalahan dan dosa, tetap saja harus berusaha meneladani para Nabi dan Rasul itu semampu kita,” ucapsa Amien Rais. SAKONG ONLINE

Pria asal kelahiran Surakarta, 26 April 1944 ini mengaku miris melihat sikap Presiden Jokowi yang menyeret TNI dan KaPolri untuk kepentingan kekuasaan. Amien Rais mengingatkan, TNI dan KaPolri adalah tulang punggung pertahanan nasional Indonesia yang tidak boleh diseret dalam kepentingan politik kekuasaan. JUDI ONLINE

Saya jadi wanti-wanti, jangan sampai ada pikiran mengotak-atik Kapolri dan TNI. Keduanya adalah taruhan terakhir bangsa Indonesia. TNI dengan Sumpah Prajurit dan Sapta Marganya, KaPolri dengan Tribatanya harus selalu berada di atas kepentingan golongan, golongan mana pun juga. Kesetiaan keduanya hanya ada pada bangsa dan negara, serta ideologi nasional,” ujar Amien Rais.

BACA JUGA ARTIKEL : Laporan Antasari Azhar Tidak Bisa Naik Ke Penyidikan 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*